Halaman

Sabtu, 23 Maret 2013

Sweet Surprise


Sweet Surprise
Oleh : Sarah Chairina Melinda




Beruntungnya, aku mempunyai sahabat-sahabat yang seperti ini. Yang selalu menghiburku disaat sedih, yang selalu ada untukku, yang selalu mau mendengar cerita-ceritaku, yang selalu membuat kejutan-kejutan indah di dalam hariku. Sepuluh orang ini, yang ku sebut ‘Sinyorita’ adalah sahabat terbaikku yang ku temukan di masa putih biru. Lagi-lagi ku katakan, beruntungnya, aku mempunyai sahabat-sahabat yang seperti ini.

Pagi itu, hari pertama masuk ke kelas baru setelah libur panjang yang menyenangkan. Matahari bersinar cerah seakan ingin mengiringi hari baruku. Dengan semangat mantap, kulangkahkan kaki ke dalam kelas. Ah, tidak ada yang menarik. Aku lebih suka kelas lamaku, mereka lebih seru dan asik. Tapi ternyata aku masih sebangku lagi dengan sahabar gilaku, Dian. Jadi, sepertinya hari-hari ku tak akan datar-datar saja. Lalu sekilas, aku melihat sosok itu. Sosok yang membuatku berkeringat dingin dan membuat degup jantungku semakin kencang. Ada apa ini? Uh, aku tak tahan untuk tidak menoleh lagi dan melihatnya. Dan, hari itu aku terus tersenyum. Aku tidak bisa menjelaskan seperti apa ia, tapi yang penting senyumnya manis sekali. Kurasa, aku, kagum padanya.

Hari terus berganti, bulan-bulan pertama kelas baru ku pun telah terlewati begitu saja. Aku mulai mengenal sahabat-sahabat baruku, dan mereka membuat bahagiaku semakin lengkap. Kelasku juga ternyata semakin asyik dan kompak, lebih dari yang tahun lalu malah. Tentang dia.... dia yang ku kagumi.... Ah, malahan aku jadi agak sebal karena ia terus saja mengusiliku. Namun aku sadar, hariku tak pernah lengkap jika ia tak datang ke mejaku dan membuatku marah akan keusilannya. Ya Tuhan. Aku labil sekali. Aku tidak hanya kagum. Mengapa aku terus memikirkannya?

“Hey! Ra!” sosok berjaket hitam itu berjalan mendekatiku. Ada apa ia kemari?? Jantungku masih saja berdegup seperti pertama kali aku melihatnya. Pipiku masih saja merona. Segera ku rapikan rambutku dengan hati-hati agar tidak kelihatan, yeah maybe orang-orang menyebutnya salting.

“Apaan?” tanyaku sekenanya. “Ih, jutek banget jadi orang. Kayak nenek lampiiiir!” ledeknya. Uh, sebaaal. “Heh, kalo gak penting gak usah deket deket deh. Males gue!” jawabku ketus. Meskipun aku tak bisa membohongi diriku sendiri, aku senang bisa dekat dengannya walau dengan cara yang seperti ini, berantem di mana saja dan kapan saja.

“Ciiiiiieeee.. cocwit bangeeet deh anak dua ini! PJ—pajak jadian—nya di tunggu ya mbak, mas, maap mengganggu misi numpang lewat...” kata salah satu sahabatku. Serempak teman-teman di kelasku meledek kami. Mukaku memerah, bukan marah, tapi malu. Gimana kalo sebenarnya sosok itu tau kalau aku sebenarnya suka padanya?

Nah, bodohnya, aku cerita pada semua sahabat-sahabatku dengan suka cita tentang aku suka dia. Lupa, bahwa menceritakan pada semua sahabatku berarti bercerita pada sepertiga murid kelas. Tidak bisa dipungkiri lagi segala tingkah laku ku di sangkut pautkan dengan sosok itu. Di soraki, di ledek dan lain-lain. Nggak bisa marah. Orang aku yang memberi tahu mereka, nggak papa lah, yang penting dia nggak sampai tahu. Aku takut sekali, jangan-jangan ia akan menghindariku jika ia tahu tentang perasaanku.

Ada-ada saja tingkah nya yang membuat ku semakin kagum padanya. Ia lucu, usil namun juga pintar. Jika matanya telah menatapku, dan senyumnya yang meledek sudah ditujukan padaku,  mungkin saat itu aku sudah nggak ada di bumi. Rasanya melayang..... Oh, aku hiper deh. Tapi perasaan itu bener banget. Aku suka dia, aku suka senyumnya, aku suka tatapannya, bahkan aku suka keusilannya walau aku terlihat jengkel.

Pelajaran olahraga selalu menyenangkan di tahun ini karena aku bisa melihatnya bermain sepak bola. Dia keren banget! Pandanganku kayaknya nggak bisa lepas dari dirinya.

“Priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit!” bunyi peluit Pak Bastian terdengar. Itu tanda bahwa anak cewek harus lari mengelilingi lapangan tiga kali setiap sebelum pelajaran dimulai. Aku pun berlari dengan santai bersama teman-temanku. Pandanganku tak lepas terhadapnya, tentu.

Tiba-tiba.. Duk!

“Aw!” aku meringis. Aku tersandung! Sial. Aku maluuu. Aku ternyata kepergok melihatnya. Bukannya malah di bantuin, semuanya malah meledekku “Yaaah! Ra! Makanya kalau lari jangan melihat dia terus dooong!”.

“Idih siapa juga yang liat dia!” elakku, dengan nada bergetar. Aku bicara dalam hatiku agar kuat, aku nggak boleh nangis, aku malu hingga rasa sakit pada dengkulku yang berdarah tidak terasa. “Ra, udah nggak papa kok kita cuma bercandaaaa..” sahabat-sahabatku menenangkanku.

Kok makin lama makin perih ya? Sakit juga ternyata. tapi kemudian... aku melihat obat merah diteteskan ke lukaku. Eh enggak. Aku melihat yang meneteskan, yang ternyata itu dia! Hah?! Aku nggak percaya! Tapi kemudian ia mulai meniupi lukaku, lalu membalutnya dengan plester. Aku termenung saat ia mengulurkan tangannya.

“Heh.” Katanya. Aku masih saja bingung dan kaget setengah mati. Pasti ekspresiku aneh banget.

“Eh... e... apa?” aku terbata-bata.

 “Udah nggak usah bingung gitu deh. Jelek banget mukamu kalo gitu. Ayo aku bantu berdiri, cepet gak? Pertolongan gak dateng dua kali nih!”

Hffft. Dia bisa baca pikiran atau gimana? Dengan malas aku menerima ulurannya dan berdiri dengan cepat. “Aduh!” kataku. “Makanya ati-ati dong!” dia langsung pergi dan bermain sepakbola lagi. Aku? Aku masih termenung. Ini perasaan seneng, bingung, sedih atau gimana sih? Hari itu pun ku lanjutkan dengan perasaan berkecamuk dan suka ria bersama sahabat-sahabat terbaikku.

Aku galau. Aku baru pertama kali merasakan galau. Dia suka aku nggak ya? Aku terus saja bertanya-tanya dalam hati. Sahabat-sahabatku sih bilang sepertinya ia juga suka padaku, buktinya aku selalu menjadi korban keusilannya. Ah tapi masa sih? Kayaknya nggak mungkin banget dia suka sama aku. Dia kan agak cool, nah aku? Buat apa dia suka sama aku, cewek cantik banyak banget kenapa dia suka aku. Pesimis jadinya. Namun sinyorita selalu ada, selalu mendukungku untuk terus mengaguminya. Kata mereka, kagum saja kan tidak apa-apa. Iya, benar juga. Cinta kan tidak harus di balas. Yang penting bagaimana perasaan kita terhadapnya, mungkin sih. Aku sendiri juga tidak tahu menahu tentang ini.

“Bel, ke kantin yuuuk!” kataku pada Bella. Salah satu sinyorita. “Kantin? Males.” Katanya jutek. “Loh kenapa bel?” aku bingung terhadap sikapnya. Bagaimana tidak, tiap hari kami selalu ke kantin bareng dan biasanya malah dia yang mengajak duluan. Beberapa detik aku menunggu jawabannya, tapi ia malah melengos lalu pergi. Belum habis aku berfikir, Dini tiba-tiba menyenggolku dengan keras, sengaja ku rasa. Aku kira ia bercanda tapi dia malah menggandeng Bella dan pergi begitu saja. Aku bingung sekali, kenapa mereka? Aku memutuskan untuk tanya pada yang lain.

“Yan, kenapa Bella sama Dini? Mereka marah?” tanyaku segera pada Dian.

“Memang mereka kenapa, Ra? Aku tadi pergi sama Dini kok, baik- baik saja deh kayaknya?” kata Dian.

“Mereka kayak marah sama aku gitu, kenapa ya? Perasaan kemaren masih maen bareng. Kenapa niiih? Aku sedih huhuhu” wajahku memelas. Dian berkata “Yaudah minta maaf aja ke mereka, Ra. Mungkin aja kamu ada salah ke mereka.”

Ku hampiri Bella dan Dini yang ada di depan kelas bercat kuning cerah itu. “Bel, Din, mau anterin nggak?” tanyaku basa-basi. “Apaan sih? Nggak liat ya Bella sama Dini lagi ngobrol berdua?” tiba tiba Nindya dan Sonia menghampiri dan langsung menyemprotku. Lho, kenapa ini? Apa semua anggota sinyorita marah sama aku? “Lho, aku cuma ngajak aja kok.... kalian kenapa? Aku ada salah? Maafin aku ya kalau aku ada salah..” kataku dengan nada sedih campur bingung.

“Gak ada apa-apa kok, Ra. Kita lagi males aja sama kamu. Sorry.” Kata Sonia dengan nada sinis.

What?Jleb. Apa salahku? aku masih ingin bertanya ketika mereka berempat langsung meninggalkanku. Aku masuk ke kelas dengan muram. Hari ini adalah bad-day. Kurasa hanya Dian satu-satunya sinyorita yang tidak marah padaku. Bahkan Lisa, Febri, Chania, Rahma dan Rizki pun tidak menegurku sama sekali. Tuhan, apa salahku? Dian terus saja ku tanyai, namun ia juga menggelengkan kepalanya, ia ternyata juga tak tahu mengapa aku diperlakukan seperti ini.

Sudah satu minggu terhitung sinyorita tidak menegurku sama sekali. Aku sedih, rasanya aku tidak ingin masuk sekolah. Kehilangan sahabat adalah hal yang paling menakutkan dalam hidup. Bagaimana mau minta maaf jika kalau kuhampiri saja mereka langsung menjauhiku dan seperti membicarakanku di belakang mereka. Aku terus saja merenung tentang kesalahanku pada mereka, tapi tetap saja aku tidak menemukan jawabannya. Sehari sebelum mereka menghindariku, aku masih bergurau dengan mereka. Nongkrong bareng di basecamp kami. Apa karena waktu itu aku pulang duluan? Karena waktu itu aku ada keperluan di rumah. Masa karena hal sesepele itu? Pusing dan sakit hati aku di buatnya. Sedih setiap hari, hanya Dian yang menghiburku. Kasihan Dian, dia seperti bingung kalau aku dan sinyorita sama-sama mengajaknya ke kantin atau lainnya. Dia bingung memilih. Kadang dia memilih jalan bersama sinyo, kadang juga merasa kasihan padaku.

Dia juga sudah mulai kulupakan, ujian yang sebentar lagi tiba dan masalahku bersama sinyorita seakan menutupi keceriaanku dan semangatku, bahkan meskipun aku bertemu dan di usili nya. Aku tetap saja sedih dan tidak bersemangat. Dan hari itu pun tiba.

Kulihat Chania berlari-lari di sepanjang koridor sekolah dan meneriakkan sesuatu ke kelasku. Kebetulan saat itu aku sedang berada di perpus untuk mencari novel pulang sekolah. Sekonyong-konyong ku lihat teman-teman ku yang masih bersantai di kelas berhamburan keluar. Aku pun menghampiri Brian.

“Eh, ada apa sih? Chania bilang apa kok pada terburu-buru semua?” Kataku.

“Loh, kamu dari mana sih, Ra? Itu loh. Rama nembak Nindya di taman belakang sekolah! Anak-anak mau melihat semua. Katanya, mereka udah PDKT sejak seminggu yang lalu. Yuk, ikut ra!” kata Brian dengan semangat.

Ra..Rama? sama... Nindya? Aku tak sanggup berdiri, lemas lututku di buat oleh kata-kata Brian. Rama, adalah sosok yang selama ini ku kagumi. Nindya, Nindya adalah sahabatku! Sinyorita! Seminggu yang lalu? Apa ini maksut sinyorita dari seminggu yang lalu mendiamkanku? Jadi, mereka tidak ingin bahwa aku merusak PDKT Nindya dengan Rama? Apa? Itu yang namanya sahabat? Aku mual. Pusing dan tidak sanggup berkata apapun. Kurasa setelah ini air mataku akan tumpah ruah, kuputuskan untuk melihat mereka agar penderitaanku semakin puas dan lengkap. Aku berlari memutari sekolah agar sampai ke taman itu. Bajuku sudah basah dibanjiri oleh keringat dan air mata.

Mereka ada, mereka ada. Kulihat dengan pandangan nanar Rama sedang memegang tangan Nindya. Hancur, kehilangan sosok yang ku kagumi. Kehilangan sahabat. Apalagi? Aku puas. Aku sudah puas melihat mereka. Aku berbalik badan untuk segera pergi dan pulang bersama kesedihan. Tapi Nindya tiba-tiba berlari menghampiriku sambil menangis. “Ra, maafin aku ya. Aku nggak tau ternyata perasaan ini sudah ku pendam dari dulu. Aku suka Rama. Dan ternyata dia juga suka padaku. Aku tidak ingin menyakiti hatimu dengan menjadikanku sahabatmu, yang nantinya akan berkhianat. Maafin aku, Ra. Kamu boleh benci sama aku, aku sekarang udah sama Rama. Maafin aku, Ra.” Matanya berkaca-kaca.

Apa? Apa? Dia minta maaf? Aku tidak marah karena dia bersama Rama. Aku ikhlas jika ia bersama Rama. Tapi mengapa harus menghindari ku selama seminggu ini? Begitu banyak yang ingin ku tanyakan padanya. Tapi tak sanggup. Aku tak sanggup mengatakannya, lidahku sudah terlampau kelu. Jadi aku memilih diam sambil menunduk meneteskan air mata. Aku tidak kuat berada disini. Namun aku juga merasa tidak kuat untuk berjalan. Kejam. Dunia serasa sudah tidak berpihak padaku. Sepintas aku muak dengan kata ‘sahabat’ dan ‘pacar’.

PROK! Benda keras di lempar ke kepalaku. Amis. Amis? Telurkah? Aku menengok ke belakang, dan... aku melihat seluruh anak kelas ku berada di taman itu sambil membawa tepung, air dan telur. Mereka tertawa, berlari ke arahku dan menumpahkan yang mereka bawa ke badanku. Aah! Basah kuyup dan bau amis! Aku bingung. Lalu nada ‘happy birthday’ terdengar. Ku lihat Dian, Febri dan Rizki tersenyum gembira sambil membawa kue tar lengkap dengan lilin yang cantik.

Jadi... jadi ini semua karena ulang tahun ku? Aku saja lupa, bahwa hari ini adalah hari ulang tahunku. Nindya menyiramku dengan air lagi dan berkata “Ra, itu semua bohong kok. Hehe”

Siaaaaaaaaaaaaaaal! Aku bahagia sekali! Aku menangis terharu dan tertawa terpingkal-pingkal bersama yang lain. Aku mencoba untuk memeluk semua orang agar mereka ikut basah bersamaku. Tidak ada yang berhasil. Mereka semua lincah dan gesit, tidak sepertiku yang sudah lengket dengan tepung dan bau amis. Tiba-tiba, Rama menepuk pundakku.

“Ra, maaf ya tadi jadi membuat kamu nangis. Aku cuma di suruh sama sahabat-sahabatmu itu lho.” Kata Rama. Aku melirik sinyorita yang senyam-senyum meledek melihat kami. “jadi, sebenernya, Ra. Aku bukan suka sama Nindya. Tapi.. Aku suka kamu. Dari pertama kali masuk kelas. Maafin aku ya udah suka jail sama kamu? Kamu mau, jadi pacarku?”

Astaghfirullah... aku sama sekali nggak menyangka. Aku speechless. Rama? Dia.. Dia menembakku?

“Se...serius....?” aku masih kaget, jantungku udah mau copot, nih!

“Dua rius deh! Gimana? Jadian?” tanyanya lagi dengan sungguh-sungguh. Aku hanya bisa menggeleng ragu, takut kalau ini hanya bercandaan. Tapi ternyata dia tersenyum sambil menggandengku. Dan bilang, “Arigatou gozaimasu, Rara-chan. Aishiteru.”

Hari itu adalah kejutan yang paling gila dalam hidupku. Jadi, ternyata rencana ini udah di persiapkan matang-matang sejak dulu. Ternyata kebahagiaan masih berpihak padaku, tidak jadi kehilangan sahabat, dan.... sosok itu sudah ku miliki sekarang. Masa putih-biru ku, berakhir dengan bahagia.

-End-


     Inspirated By : All the members of Sinyorita. khususnya Aprilia Widia Andini. dan segenap kekeluargaan Songo G. :3 I Love You, Guys! cerita ini nggak nyata-nyata banget, tapi juga nggak fiksi-fiksi banget soalnya  ada kejadian-kejadian yang beneran. hehe. untuk sosok yang di atas, aku akui itu gabungan dari tiga cowok :) Thanks. Hope that you'll enjoy my FictionStory :*

Jumat, 28 Desember 2012

15 y.o



Yah, saudara sekalian :”) Alhamdulillah sekarang saya sudah berumur 15 tahun :3 tepatnya tanggal 26 12 2012 pukul kurang lebih 23.00 :p saya berharap agar dapat lebih dewasa lagi :”” (nggak kayak  sekarang-_-), lalu lebih pinter, lebih yang bagus2 :’3 (kalo boleh lebih langsing-_-v), bisa membahagiakan orang tua :””) membanggakan semua orang J amin YaRabbal Alamiiiiiiiin. Jadi anak yang shalihah, lebih berbakti dll. Kata kakak, saya masih cerewet. Padahal menurut saya, saya udah agak nggak cerewet loh :/ jadi mari kita berdoa agar saya tidak terus terusan cerewet ya amin. Doain jadi langsing, tambah tinggi dan tambah cantik wkwkw biar bisa masuk jkt 48 (?) #apaandeh

Terimakasih buat semua yang udah dukung saya sampe umur 15 lebih 1 hari ini :””)  tanpa kalian, saya tidak ada apa apa nya, begitu juga sebaliknya, tanpa saya, kalian tidak ada apa apanya #HAHAHAHA /ditabok/

Oke maaf saya geje. Entah kenapa dari dulu saya tidak bisa menghilangkan kegejean saya :’3 mama tolong akuuuhh /lari slowmotion di pinggir pantai/ ciaaaaaaaahhh~ wakakakaka xD sudah lama saya tidak menikmati momen terunyu sewaktu menulis di blog -_-v

Ah, yang penting sekarang rara udah umur 15 :’) satu setengah dekade rek! Tuwek wisan T-T aku sabaro. Kamu sabaro. Kita sabaro menghadapi umur yang selalu saja bertambah walau tidak terasa sebagaimana yang dikatakan oleh.....(?) *skip*

Eh sebenarnya umur tidak bertambah ya? ._. umur itu berkurang :”) satu menit lagi, satu hari lagi, bulan depan, taun depan? Nggak ada yang tau umur kita berapa :”) hanya Allah SWT yang tau :’3 makanya kita harus lebih rajin beribadah ya guys :’) bahagiakan semua orang yang kamu sayangi sejak dini. Jangan menunggu nanti karena kata ‘nanti’ adalah klise #cieelah tapi saya bener lho B)

Sebenernya ya, pas ultah itu pengennya jalan jalan sama sinyorita-_- tapi apa boleh buat keadaan tidak mendukung. Jadi ya jalannya sama keluarga aja :3 pas ulang tahun juga lumayan banyak yang ngucapin, makasih banyak ya, eke jadi terharu :””) juga ada kakak yang kerumah tapi tidak mengucapkan selamat ulang tahun karena alasan yang unyu-_- malah ngucapin keesokan harinye-_- ckkckckckckckckc dasar abang gue.

Nah, abang gue yang satunya (bro D) malah lupa sama ultah gue T-T hiks. Tunggu di telpon emak gue dan diingetin, baru deh dia ngucapin-_- ancene mas dadang semprul. Tapi gakpapa wes, soalnya dia ngasih kadonya juga agak banyak *hehehehehehehehehehehhe*

Sudahlah. Anya megelno sudah bangun dan menangis. Saya undur diri dulu, sekali lagi terimakasih yaaaaaaa :”””3 muah.
/kembali menjadi babysitter/

Kamis, 27 Desember 2012

Heavenly Days - Aragaki Yui


Halo blogger maniaaaaaaa /m/ kali ini eke yang sudah lama sekali hiatus dari dunia perblog an kembali lagi *ehm .. cek cek 123* okeh. eke mau ngepost lagunya Aragaki Yui – Heavenly Days. Lagu ini jadi OST nya Koizora – Sky Of Love. Udah pada nonton kan? Keren loh :3 ayo nonton! Kalo nggak nonton nanti eke cium loh ( ˘ з˘ )
Ini saya bagi2 lirik nya (brb, nyari tombol plus) ---- nah ini ketemu --- bagi2 liriknya + artinya lagunya :3 minasan, ini saya copas dari fuharasekai, makasih ya .-.v





Heavenly Days (Hari-hari yang amat menyenangkan)


mezamashi ga naru mae ni okite toki wo tomeru
omoida seruno wa mou nantonaku dakedo kimi no koto

— Ku matikan waktu untuk bangun sebelum alarm jam bergema
— Ku tak tahu kenapa, tapi ku bisa segera mengingatmu
ichiokubun no kimi ni aeta kiseki nankamo
itsu nomanika wasure chaukana
wasure ta koto sae mo kitto wasure te shimauno

— Ku heran, jika sebelum ku tahu itu, aku akan mampu melupakan keajaiban bertemu denganmu untuk sekali 100 menit.
— Akankah ku bertahan tetap melupakannya jika aku lupa?
heavenly days mune no poketto no heya
kimi no kieta nukumori wo sagasu yo
mou nidoto kimi wo omou koto wa nakutemo
mada sukoshi atatakai ano hibi ni kagi wo kakete

— Heavenly Days, dalam ruang di kantung hatiku
— Ku melihatmu lenyap dalam kehangatan
     Bila ini tak mungkin tuk merasakanmu selamanya lagi, ah
— Ku kunci hari itu yang masih sedikit hangat
aruki tsukarete suwarikon de tohou ni kurete
kanawa nai yume “unmei” toka futari nara ieta

— Lelah berjalan, aku duduk dan berhenti bicara, jika kau bersamaku
— Kita akan membicarakan sesuatu seperti takdir mimpi tak tertahankan
kaisatsuguchi de ienakatta iitakatta
‘arigatou’tte kotoba wa tabun
‘sayonara’ yori mo kanashii kotoba ni omouno

— Ku tak bisa katakan itu dengan tiket kereta, aku ingin bilang
— Bahwa aku merasa “Terima kasih” mungkin kata-kata yang lebih menyedihkan daripada “Selamat Tinggal”
heavenly daysumaku waraeteta kana
saigo no kisutsui kurueru kimi no te mo
nigire nakatta namida sae ochi nakatta
hitori pocchi ni nari imasara afure dasu yo

— Heavenly days, Ku berharap jika ku bisa tersenyum dengan baik
— Disaat ciuman terakhir kita, aku tak bisa
— menggenggam tanganmu yang gemetar, bahkan air mataku terjatuh, ah
— Sekarang ini sudah terlambat, itu meluap ketika aku sendirian
heavenly days mune no poketto no heya
kimi no kieta nukumori wo sagasu yo
mou nidoto kimi wo omou koto wa nakutemo
te o nobashite mitemo koko ni wa mou inai yo
atarashii hikari no shita aruki dasu yo

— Heavenly days dalam ruang di kantung hatiku
— Ku melihatmu lenyap dalam kehangatan
— Bila ini tak mungkin untuk merasakanmu selamanya lagi, ah
— Bila aku ulurkan tanganku, kau tak disini lagi
— Aku kan berjalan di bawah cahaya baru

ehe ehe ehe. Ini tentang Mika (Aragaki Yui) yang ditinggal sama Hiro (Miura Haruma) :””””) unyu banget ceritanya(?) mengharukan loh pokok e. Awas lek mbukak blog ku terus gak nonton Koizora. Sudah sanah! Download lagu nya dan film Koizora! (?)

Rabu, 10 Oktober 2012

Puitisme (?)

huahahaaa :D bagus tidaaaaaak? sekilas kayak gambarnya anak TK (taman kanak-kanak) ya :3 tapi kenyataannya? ini saya yang membuat, anak SMA saudara saudara. saya tekankan BAHWA SAYA ANAK SMA. hm. *membusungkan dada* *alay* jaaaaadddiiiii. ini aku mbuat gambarnya pas lagi bete dan jenuh dengan segala tugas dari sekolah :/ pengen mati rasanya *hngg* nah, pas iseng iseng buka laptop, kepincut sama ikon 'paint', buka, klik klik klik! Bimsalabim aberakadhaberabera! gambarnyapun selesai! hebat bukan? :3
sekip.
saya mau cerita sebentar tentang gambar diatas.

Rumusan Masalah : (lho?)
1. mengapa ada bunga berwarna oranye?
2. mengapa mataharinya di atas?
3. apa maksud dari warna hijau di bawah?
4. mengapa ada warna biru di atas?
5. mengapa ada bingkai warna putih?

Pembahasan (hngg)
bunga berwarna oranye melambangkan hari yang sedang ceria dan penuh senyuman. dan saya ingin menjadi anak tersebut, yang selalu bahagia di setiap waktu. anak itu memang tidak tidak mempunyai masalah dalam hidupnya. namun ia tegar dan mampu menyelesaikan masalah apapun dalam hidupnya. pantang menangis, dan selalu memandang kedepan.

matahari, berwarna kuning, senantiasa menyinari anak tersebut, agar dapat tumbuh, berkembang dengan sempurna. seperti layaknya fotosintesis, harapan bahwa anak tersebut akan sukses sepertinya akan terwujud. ia gigih, seperti layaknya kerjasama antar akar dan batang, mencari dan menyalurkan mineral. ilmu, akan ia cari dengan terus menerus dan tekun.

warna hijau, hijau yang di maksud di gambar diatas itu maksudnya rumput. lihat saja, bunga itu berdiri dengan tegak di lautan rumput. cantik kan? hati anak itu juga cantik. oh iya sebenernya hijau itu lambang kedamaian, keasrian. kelembutan hati dapat menaklukkan segalanya.

warna biru, warna angkasa yang tinggi di atas. memandang angkasa, seperti melihat mimpi yang pelan pelan akan terwujud. warna biru itu indah. melihat warna biru pada angkasa, membuat kita selalu ingin tersenyum.

bingkai warna putih. putih itu warna suci. apa jadinya jika ada bunga indah, namun kotor? tentu seperti kain sutra yang terbenam lumpur. tidak ada yang mau mendekatinya. maka, bunga itu harus kita rawat, agar tetap bersih harum mewangi (?) (mulai geje)

ah sudahlah. saya kehilangan konsentrasi untuk berpuitis ria :l muahahhaa. setelah tak baca lagi, aku jadi pengen muntah. bahasae menjijikkan sekali aaaaaaaa YaOloh-_- yah sudahlah para pembacakuu ~ terimakasih sudah membaca. semoga ada manfaat dari gambar dan penjelasan sok puitis ku ini ya ._.v wkwkk see you next time. muah

Selasa, 09 Oktober 2012

We Heart It!

tau nggggaaaaaaakk?? we heart it itu lho. sisus kayak tumblr. tapi aku lebih suka tampilannya we heart it huehehe soalnya coci banget buat cewek. buka deh! --> We Heart It . unyu unyu banget fotonya :3 banyak quotes nya, yang tentunya bisa kita jadikan pelajaran :) :) ayo kita meng'heart' foto foto yang kita sukain. 'heart' itu maksudnya kayak like di fb, atau ya sama kayak love di instagram, dan semacamnya gitu loh. nih yaa tak kasih contoh foto foto we heart it.






















gimanaaaaaaa..??? tertarik untuk buka? yuuuuukk nge heaaaaarttt xD

wawancara mengenai sifat zuhud


muaahahahha! kok masih ada ya tugas agamaku kelas 8 dulu? :D saya lagi mood berbagi tugas tugas saya kepada anda semjuanya :3 yaaah mungkin bisa bermanfaat. check it out :3

TUGAS AGAMA

Mewawancarai salah satu orang di lingkungan sekitar kita mengenai masalah sifat zuhud.

Narasumber    : Bapak Dikan
Pewawancara   : Sarah Chairina Melinda
Hari/Tanggal  : Rabu, 29 September 2010

P    : “Assalamualaikum, pak. Apakah saya mengganggu bapak?”
                                                    
N    : “Waalaikum salam, nak. Tidak kok nak. Saya sedang mempunyai waktu luang.”

P    : “Alhamdulillah. Sebelumnya perkenalkan nama saya Rara pak. Saya anaknya bu Nanang.”

N    : “oh, iya. Saya tahu kok nak. Nama saya bapak Dikan. Ngomong ngomong ada perlu apa nak sampai datang kemari?”

P    : “begini, pak. Saya mempunyai tugas dari sekolah untuk mewawancarai orang-orang di sekitar lingkungan ini. Apakah bapak tidak keberatan bila saya mewawancarai bapak?”

N    : “tidak, tidak papa kok. Memangnya wawancara masalah apa, nak?”

P    : “saya akan mewawancarai bapak tentang sifat zuhud.”

N    : “hmm. Begitu. Silahkan kok.”

P    : “pak, kalau boleh tahu apa pekerjaan bapak sekarang ya?”

N    : “wah, nak, saya sih sekarang sudah pensiun. Pensiunan Bank BI.”

P    : “ooooo, jadi sekarang tidak melakukan usaha lain?”

N    : “hahaha, tidak nak. Saya sama isteri saya sudah sepakat untuk menjalani sisa hidup ini dengan uang pensiun saja. Lagipula, alhamdulillah uang pensiunan itu sudah cukup kok.

P    : “loh, bapak tidak mempunyai anak?”

N    : “punya nak. Tapi kan sudah menikah. Jadi sudah tidak bergantung lagi.”

P    : “pak, saya mempunyai beberapa pertanyaan dari sekolah. Boleh kan saya tanyai bapak?”

N    : “silahkan, silahkan.”

P    : “bagaimana sikap bapak sewaktu di beri karunia oleh Allah harta yang berlebih?”

N    : “saya mengucapkan alhamdulillah. Saya akan sangat senang sekali dan sepanjang hari saya tersenyum. Seperti saat saya mendapatkan rezeki dari kuis di tv. Saya senang sekali. Saya langsung sujud syukur karena waktu itu saya dan keluarga saya waktu keadaan terpuruk.”

P    : “wah, begitu. Lalu apa yang bapak lakukan sewaktu diberikan harta dari Allah itu?”

N    : “saya langsung menabungnya. Saya berikan pada istri dan anak saya sebagian untuk mereka simpan. Sebagian saya sumbangkan untuk pedagang asongan di pinggir jalan. Misalnya tukan jual sapu keliling, tukang jual barang lama keliling. Saya menghargai mereka. Karena meskipun sudah tua mereka masih mau berusaha.

P    : “alhamdulillah ya pak. Bapak baik sekali.”

N    : “begitulah, nak. Karena saya sudah pernah mengalami keterpurukan, saya jadi ingat bila memiliki rezeki berlebih, saya akan segera menumbangkannya.”

P    : “bagaimana suasana hati bapak sewaktu terkena musibah?”

N    : “saya sempat frustasi. Tetapi, isteri saya menyadarkan saya. Sewaktu usaha saya bangkrut, isteri saya sangat membimbing saya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Hasilnya, sekarang saya rasa saya sudah lebih baik dari sebelumnya. Alhamdulillah.”

P    : “oooo, begitu pak. Berarti memang kita harus belajar dari hidup ya, pak.”

N    : “harus itu, nak. Nah, saya bangga masih ada anak muda yang berfikiran seperti itu. Nanti kalau kamu sudah besar, jangan lupakan pemikiran seperti itu, ya.”

P    : “terimakasih ya, pak. Mungkin saya akan selalu ingat. Hehehe.”

N    : “hahaha.”

P    : “oh iya pak. Sudah menjelang maghrib. Saya boleh pamit dulu ya pak.”
N    : “iya nak. Silahkan.”

P    : “terimakasih banyak untuk waktunya ya pak. Selkali lagi terimakasih banyak pak. Salam untuk ibu Dikan ya pak. Assalamualaikum.”

N    : “Waalaikumsalam.”







Kesimpulan

    Dari wawancara dengan bapak Dikan banyak manfaat yang bisa kita peroleh. Dalam hidup, sifat zuhud haruslah kita terapkan. Kita juga harus belajar dari masalalu dan memperbaikinya. Dan sekarang. Kita harus melakukan yang lebih baik dari sebelumnya.



makalah pengaruh monosodium glutamat (MSG) sebagai pupuk alternatif tanaman aglaonema


PENGARUH MONOSODIUM GLUTAMAT
SEBAGAI PUPUK ALTERNATIF
TANAMAN AGLAONEMA

BAB I
PENDAHULUAN
A.     LATAR BELAKANG
Akhir akhir ini, masyarakat ingin menumbuhkan tanamannya secara cepat dan murah. Sedangkan harga pupuk di pasaran saat ini semakin melonjak naik, baik pupuk organik maupun pupuk kimia. Selain harga yang beranjak naik, ketersediaan pupuk buatan dipasaran juga semakin langka.Selama beberapa bulan terakhir harga pupuk di Jawa Timur juga mengalami kenaikan (http://www.beritajatim.com).
Pupuk kimia atau pupuk buatan pabrik banyak dimanfaatkan para petani atau pecinta tanaman untuk menyuburkan tanah. Pupuk-pupuk buatan ini memang berguna menyuburkan dan meningkatkan hasil produksi tanaman, namun disamping itu juga memiliki dampak yang tidak baik bagi lingkungan. Pupuk-pupuk buatan tersebut diantaranya Urea, KCl, Za, Tsp-36, dll, banyak mengandung bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu diperlukan suatu alternatif lain untuk mendapatkan pupuk yang murah dan sehat.
MSG (Monosodium Glutamat) atau biasa disebut vetsin, selain sebagai penyedap rasa, bahan ini juga dapat dijadikan pupuk alternatif. MSG ini dapat dijadikan sebagai pupuk pada tanaman hias, karena didalamnya mengandung zat-zat yang dibutuhkan tanaman oleh tanaman dan dapat membuat tanaman semakin subur.
B.     RUMUSAN MASALAH
  1. Mampukah MSG menyuburkan tanaman?
  2. Apakah MSG tidak berbahaya bagi tanaman?
  3. Zat apa saja yang terkandung dalam MSG?
  4. Adakah pengaruh MSG pada tanaman aglonema?
C.     TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut.
  1. Mencari alternatif pupuk yang aman serta sehat bagi manusia dan lingkungan.
  2. Mencari pupuk yang murah dan mudah untuk didapat.
  3. Mengganti pupuk kimia yang berbahaya dengan MSG yang lebih aman dan efisien.

D.    MANFAAT PENELITIAN
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut.
  1. Menjadikan daun tanaman menjadi lebih hijau dan segar.
  2. Pupuk MSG tidak mencemari lingkungan baik air maupun tanah yang berada disekitar tanaman.
  3. Mengetahui sejauh mana pengaruh MSG pada tanaman aglonema.
  4. Membantu pecinta tanaman hias khususnya untuk mendapatkan pengganti pupuk kimia.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.     KAJIAN TEORI

1. Monosodium Glutamat (MSG)
Monosodium glutamat yang sering disebut vetsin adalah garam sodium dari asam glutamate. Asam glutamate adalah suatu asam amino yang merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan tubuh. MSG dibuat dari tetes sampingan tebu (molasses) yang merupakan hasil sampingan gilingan tebu. MSG ditemukan oleh Profesor Ikeda, berkebangsaan jepang pada tahun 1970. MSG mudah larut dalam air. MSG mudah bersenyawa dengan asam amino lainnya yang akan membentuk protein.
2. Aglonema
Aglonema disebut juga Sri Rejeki atau Chinese Evergreen merupakan tanaman dari family Araceae. Genus aglonema terdiri dari Sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah dibawah hutan hujan tropis,tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macan aglaonema hibrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik. Hybrida dari berbagai macam warna,bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.
3. Pupuk
Pupuk merupakan bahan yang digunakan untuk menyuburkan tanaman. pupuk yang baik harus memiliki kandungan unsur-unsur C, H, O, N, P, K, Na, Ca, dan Mg. unsur-unsur ini merupakan unsur/zat hara yang sangat dibutuhkan tanaman. zat hara ini diambil tumbuhan dari udara, air dan tanah. Pupuk dibedakan menjadi dua, yakni pupuk organic atau pupuk alam dan pupuk buatan.
Pupuk organik
Pupuk organik atau pupuk alam berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan ternak atau sampah. Pupuk organik dibagi menjadi 3 jenis yakni:
  1. Pupuk kandang yaitu pupuk yang berasal dari kotoran hewan ternak.
  2. Pupuk hijau yaitu pupuk yang berasal dari tanaman yang dimasukkan ke dalam tanah untuk menambah bahan organik dan unsur hara tanaman.
  3. Pupuk kompos yaitu pupuk yang dibuat dengan cara melapapukkan sampah sisa-sisa tanaman yang dicampur kotoran hewan.
Pupuk organik dapat menyuburkan dan menggemburkan tanah, mengandung lebih banyak jenis unsur dan penggunaaanya tidak menimbulkan efek samping.
Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat oleh manusia dari zat-zat anorganik. Pupuk buatan ini contohnya yakni pupuk Urea, ZA, TSP, ZK, NPK dan masih banyak lagi. Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan dapat menimbulkan polusi air dan tanah yang akibatnya mengganggu lingkungan hidup.(Master Modul Rumpun Kimia Sekolah Menengah Umum Kelas II)
B.     KAJIAN DAN HASIL PENELITIAN

C.     RUMUSAN HIPOTESIS

MSG mampu menyuburkan tanaman karena MSG mudah bersenyawa dengan asam amino lainnya yang akan membentuk protein. Protein tersebut dapat membantu pertumbuhan tanaman dengan lebih cepat.

MSG tidak berbahaya bagi tanaman, karena MSG dibuat dari tetes sampingan tebu (molasses) yang merupakan hasil sampingan gilingan tebu. Bahan pembuat MSG yang berasal dari alam khususnya bahan nabati, maka larutan MSG yang disiramkan pada tanah sebagai pupuk akan terurai bersama zat-zat alam lain.

MSG mempunyai kandungan 78% Glutamat, 12% Natrium dan 10% air. MSG berpengaruh bagi tanaman aglonema untuk membantu pertumbuhan tanaman tersebut. MSG dapat digunakan sebagai pupuk pada tanaman karena MSG mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman, khususnya unsur makro. MSG memiliki unsur-unsur seperti : C, H, O, N, dan Na yang sangat dibutuhkan tanaman. Unsur hara yang paling banyak dibutuhkan tanaman adalah unsur N. Unsur N (Nitrogen) berguna untuk merangsang pertumbuhan tanaman khususnya batang, cabang, dan daun. Secara mikroskopis unsur N diperlukan untuk pembentukan protein, lemak, dan berbagai senyawa organic lainnya dalam tanaman.

                                      
BAB III

METODE PENELITIAN

A.     Variabel dan Definisi Operasional Variabel
1.      Variabel bebas atau variabel penyebab (independent variables)
Penggunaan msg
2.      Variabel terikat
Tanaman aglonema
3.      Variabel moderator

4.      Variabel pengganggu


B.     RANCANGAN PENELITIAN
Tempat yang akan kami gunakan dalam penelitian ini adalah di halaman rumah Sarah Chairina Melinda, dengan waktu penelitian selama 1 bulan terhadap 2 tanaman aglaonema yang usianya sama.
C.     Sasaran Penelitian (Populasi dan Sampel)
1.      Populasi : Tanaman Aglonema dan MSG
2.      Sampel : MSG bermerek Ajinomoto
D.     Instrumen (Alat dan Bahan)
Alat :
1.      Dua buah pot
2.      Air mineral 1,5 liter
Bahan :
1.      Tanaman Aglonema
2.      MSG (ajinomoto)
3.      Air
4.      Tanah
E.      Prosedur Pelaksanaan Penelitian
A.     Kami menempatkan dua buah tanaman aglaonema dalam 2 buah pot yang berbeda. Penanaman dilakukan seperti menanam tanaman aglaonema biasanya. Tanaman aglaonema ditanam dengan menggunakan media tanah . Satu bungkus MSG sebanyak 30 gr dilarutkan dalam 1 liter air hingga menjadi larutan. Salah satu tanaman aglaonema disiram dengan larutan MSG tersebut. Penyiraman dilakukan setiap 1 minggu sekali. Ditunggu dan diamati perkembangannya.

F.      RANCANGAN ANALISIS DATA




G.     JADWAL PENELITIAN

Penelitan akan  kami lakukan setiap hari Minggu selama 1 bulan. Juga dilakukan penyiraman. Selama penelitian kami akan mengamati tinggi tanaman, panjang daun dan lebar daun.

PS ::: hehehe. aku udah laaaaaaaaamaaa banget gak buka blog ku. lha kok pengunjungnya sudah nambah 1000 .___. waw .___. ohiya, semoga makalah ini bermanfaat ya teman teman :) ini yang buat adalah saya (sarahchairinamelinda) dan raro (rachmarosaa) bersama samid dan kawan kawan. terimakasih sudah baca. baaaaaaay ~

Hey, it's okay to make mistakes :)

It all start with your ego. Ego comes, it ruins everything and it causes anything you didn't wan't. Sadness & tears bravely take...